Keamanan Nasional diantara Transisi Demokrasi dan Globalisasi

 oleh: Khairul Fahmi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dibidang komunikasi dan transportasi telah membawa dampak terhadap perkembangan sistem informasi, menjadikan dunia seolah-olah tanpa batas dan telah mendorong berkembangnya isu-isu global sangat dominan yaitu tentang HAM, demokratisasi dan lingkungan hidup mewarnai situasi politik di Indonesia.
Isu demokratisasi yang terjadi diberbagai belahan dunia telah mendorong berbagai kelompok masyarakat dan kekuatan sosial politik untuk menuntut berbagai perubahan terhadap kebijakan politik pemerintah yang dinilai tidak sesuai atau mengabaikan kepentingan masyarakat.
Perkembangan hukum dan perundang-undangan khususnya dibidang politik, kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dan tulisan telah meningkatkan kesadaran politik rakyat. Demonstrasi, unjuk rasa dan tuntutan HAM akan merupakan bagian dari dinamika masyarakat dalam pengenalannya terhadap demokratisasi dengan tingkat persepsi yang menganggap bahwa demokratisasi berarti “serba boleh” termasuk boleh mengabaikan hukum dan perundang-undangan.
Isu global lainnya yang sangat berpengaruh terhadap situasi politik nasional adalah masalah lingkungan hidup. Kebijakan pemerintah di masa lalu maupun yang akan datang dalam pengelolaan sumber daya alam akan menghadapi dilema yang sama yaitu konflik kepentingan untuk mengelola sumber daya alam sebesar-besarnya bagi kemakmuran masyarakat dihadapkan dengan kerugian yang diderita masyarakat dan kerusakan alam sekitarnya. Jika kepentingan ini tidak dapat diakomodasikan, maka peluang terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban tidak dapat dihindari.
Demikian pula demokratisasi di bidang ekonomi telah menggeser peran pemerintah dan meningkatkan peran swasta. Namun demikian kebijakan di bidang ekonomi, antara lain di bidang lalu lintas devisa pembebasan bea masuk impor dan berbagai paket deregulasi ekonomi dan perdagangan telah menumbuhsuburkan timbulnya korupsi, kolusi dan nepotisme.
Pemberian hak istimewa kepada pelaku ekonomi tertentu telah mengakibatkan praktek monopoli dan oligopoli sehingga lebih mendorong adanya kelompok kecil masyarakat yang menguasai asset nasional dalam jumlah besar dan semakin mengakibatkan kesenjangan sosial sehingga berdampak pada meningkatnya gangguan keamanan dan ketertiban seperti penjarahan, perampokan perusakan dan sebagainya.
Kemajuan transportasi dan komunikasi elektronika juga mempengaruhi kehidupan ekonomi nasional ke arah kerjasama ekonomi yang semakin erat dan luas antar bangsa. Namun demikian meningkatnya kerjasama ekonomi dan lalu lintas antar bangsa juga telah meningkatkan kualitas kejahatan ekonomi dan kejahatan lainnya yang semula bersifat lokal dan nasional menjadi transnasional, menembus batas negara dan sistem hukum nasional yang para pelakunya mampu bergerak dari satu negara ke negara lain.
Dari sisi sosial budaya, masyarakat indonesia sedang dalam transisi simultan dari masyarakat agraris tradisional ke masyarakat industri modern dengan laju perkembangan teknologi yang serba cepat dan tidak terimbangi dengan perkembangan mental. Kemajuan iptek disamping bermanfaat bagi umat manusia juga berdampak terhadap meningkatnya kualitas dan bentuk kejahatan yang berlingkup lokal, nasional maupun internasional. Penggunaan komputer yang makin meluas dalam kehidupan masyarakat mendorong peningkatan kejahatan dengan menggunakan sarana komputer.
Transisi lainnya adalah transisi budaya etnis kedaerahan kearah masyarakat dengan budaya nasional kebangsaan bahkan berlanjut kepada budaya global. Proses transisi ini berlangsung dalam proses interaksi sosial yang intensif yang dalam hal-hal tertentu masih menimbulkan peluang terjadinya kasus-kasus konflik nilai, pertikaian etnis, antar suku agama dan rasial serta dapat mengakibatkan ganguan keamanan berupa perkelahian massal, perusakan dan atau pembakaran. Hal tersebut dipacu dengan menjamurnya tempat hiburan di kota-kota besar yang kadangkala menimbulkan konflik dengan kelompok masyarakat yang masih memegang teguh tata nilai lama dan tidak jarang mengakibatkan ganguan keamanan. Selain masalah sosial, tempat hiburan tersebut juga merupakan sasaran ideal bagi pedagang obat bius dan zat terlarang lainnya untuk memperlancar jaringan pemasarannya.

Implikasi terhadap keamanan nasional
Menyimak perkembangan kecenderungan-kecenderungan tadi terhadap kehidupan nasional di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya serta dampaknya terhadap keamanan dan ketertiban, maka berbagai gangguan keamanan dalam negeri di masa depan bergerak dalam spektrum antara lain : kejahatan terhadap keamanan negara, kejahatan terorganisasi, kejahatan kerah putih (white collar crime), kejahatan lingkungan, kejahatan ekonomi dan perbankan, manipulasi pajak, penyelundupan, penyalahgunaan kartu kredit. Selain itu kejahatan seksual dan kejahatan konvensional serta gangguan keamanan dan ketertiban lainnya masih tetap akan dijumpai.
Pada masa mendatang yang sangat dipengaruhi oleh kecenderungan-kecenderungan global dan regional, tantangan yang dihadapi oleh bangsa dan negara ini menjadi semakin kompleks. Ketajaman dalam melihat perkembangan tantangan di bidang penegakan hukum dan keamanan serta dalam menangkap berbagai aspirasi mayarakat yang berkaitan dengan hukum dan keamanan merupakan suatu keharusan. Kepekaan tersebut diproyeksikan pada peningkatan kewaspadaan dan ketanggapan melalui berbagai upaya yang efektif dan berpihak pada kepentingan umum dan manusiawi.Yang pada akhirnya mengarah pada upaya terwujudnya masyarakat madani yang demokratis, aman, adil dan sejahtera.

~ oleh khafisena di/pada 4 Maret 2008.

Tinggalkan Balasan